Sunday, July 06, 2008

Sajak - Pagi yang Indah

oleh Abdul Hakim Lukhman Al-Yusufi (ketika berada di dalam keadaan yang desperate)

Sekali lagi
pagi yang indah
muncul
matahari di ufuk timur
melangkah
menerangi alam yang kelam

Pada pagi itu
kubangun dengan sepenuh kudrat
dengan ucapan alhamdulillah
kerana masih diberi peluang
untuk hidup
di muka bumi
menjadi khalifahNYA

Pagi itu
kutoleh kembali
kisah-kisah silamku yang lampau
yang penuh dengan suka
yang penuh dengan duka
yang penuh bermakna
yang ada kalanya tidak ingin dikenang kembali

Pagi itu
Kurenung kembali kata-kata Umar Khayyam
katanya:
"Semalam sudah berlalu,
esok masih dalam cita-cita
realitinya hari ini."

Kini
matahari mula memancarkan surianya
mebawa rahmat ke seluruh alam
walau ada yang tidak menghargainya
walau ada yang membencinya
mentari tetap melaksanakan tugasnya
sebagai makhluk TUHANnya

Alangkah baiknya
jika aku sepertinya
hanya menurut perintahNYA
tidak ada apa-apa perasaan
tidak ada apa-apa nafsu
hanya melakukan tugasnya...

Di pagi yang indah ini
kurenung kembali
diriku yang dahulu
dan
diriku sekarang

Kudapati
Sikapku masih seperti dahulu
Masih keanak-anakan
walaupun usia menjangkau baligh

Adakah
ini yang kuinginkan
pada diriku kelak
pada masa hadapan?

0 comments:

Post a Comment

Apa Kata Anda...?